Powered by Blogger.
ISTIQOMAH

SILA EMAIL KE GUA JIKA INGIN BERKONSI PENDAPAT ATAU APA SAHAJA

BUNTATJ@GMAIL.COM

BLOGER-BLOGER YANG NAK LINK KE BLOG NI AMAT DIALU-ALUKAN DAN GUA MOHON LINKKAN BLOG INI KE BLOG TUAN2 DAN PUAN2, SILA MAKLUMKAN GUA MELALUI EMAIL ATAU DI RUANG KOMEN

Wasiat Saidina Ali...

1. Dosa yang paling besar ialah takut.
2. Bahaya yang paling besar ialah putus asa.
3. Berani yang paling besar ialah sabar.
4. Hadiah yang paling Besar ialah kesempatan.
5. Modal yang paling besar ialah "PERCAYA PADA DIRI SENDIRI"

Firman Allah:


وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا ٱسۡتَطَعۡتُم مِّن قُوَّةٍ۬

Dan sediakanlah untuk menentang mereka (musuh yang zalim) dengan apa-apa jenis kekuatan yang mampu kamu sediakan (al-Anfal: 60)


Followers

Tuesday, May 31

jihad

Jihad adalah salah satu syi’ar Islam yang terpenting dan merupakan puncak keagungannya. Kedudukan jihad dalam agama sangat penting dan sentiasa tetap terjaga. Jihad fii sabiilillaah tetap ada sampai hari Kiamat.
Jihad bererti kekuatan usaha, susah payah dan kemampuan.
Jihad terbahagi kepada tiga:
1. Jihad melawan musuh yang nyata.
2. Jihad melawan syaitan.
3. Jihad melawan hawa nafsu.
Tiga jenis jihad ini termaktub di dalam Al-Qur-an surat al-Hajj: 78, at-Taubah: 41, al-Anfaal: 72.
Menurut  Ahmad bin ‘Ali bin Hajar al-Asqalani (yang terkenal dengan gelaran Ibnu Hajar al-‘Asqalany, wafat th. 852 H) : “Jihad menurut syare adalah mencurahkan seluruh kemampuan untuk memerangi orang-orang kafir.” 
Istilah Jihad digunakan juga untuk melawan hawa nafsu, syaitan, dan orang-orang fasiq. Adapun melawan hawa nafsu yaitu dengan belajar agama Islam (belajar dengan benar), lalu mengamalkannya kemudian mengajarkannya. Adapun jihad melawan syaitan dengan menolak segala bentuk syubhah dan syahwat yang selalu dihiasi oleh syaitan. Jihad melawan orang kafir dengan tangan, harta, lisan, dan hati. Adapun jihad melawan orang-orang fasiq dengan tangan, lisan dan hati.
Perkataan  Ibnu Hajar tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah :

“Berjihadlah melawan orang-orang musyrikin dengan harta, jiwa, dan lisan kalian.”
Jihad menurut Ibnu Taimiyyah adalah: “Mencurahkan segenap kemampuan untuk mencapai apa yang dicintai Allah Azza wa Jalla dan menolak semua yang dibenci Allah.”  Kata beliau: “Bahwasanya jihad pada hakikatnya adalah mencapai (meraih) apa yang dicintai oleh Allah berupa iman dan amal soleh, dan menolak apa yang dibenci oleh Allah berupa kekufuran, kefasikan, dan maksiat.”
Definisi ini mencakup setiap macam jihad yang dilaksanakan oleh seorang Muslim, yakni meliputi ketaatannya kepada Allah Azza wa Jalla dengan melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhkan larangan-larangan-Nya. Kesungguhan mengajak (mendakwahkan) orang lain untuk melaksanakan ketaatan, yang dekat maupun jauh, muslim atau orang kafir dan bersungguh-sungguh memerangi orang-orang kafir dalam rangka menegakkan kalimat Allah dan selain itu.
Jihad tidak dikatakan jihad yang sebenarnya melainkan apabila jihad itu ditujukan untuk mencari wajah Allah, menegakkan kalimat-Nya, mengibarkan panji kebenaran, menyingkirkan kebathilan dan menyerahkan segenap jiwa raga untuk mencari keredhaan Allah. Akan tetapi bila seseorang berjihad untuk mencari dunia, maka tidak dikatakan jihad yang sebenarnya.
Barangsiapa yang berperang untuk mendapatkan kedudukan, memperoleh harta rampasan, menunjukkan keberanian, mencari kemahsyuran (kehebatan), maka ia tidak akan mendapatkan ganjaran dan tidak akan mendapat pahala.
Jihad dalam Islam merupakan seutama-utama amal. Allah memerintahkan jihad yang termaktub di dalam Al-Qur-an, yaitu pada surat al-Baqarah: 190, 193, 216, Ali ‘Imran: 142, an-Nisaa’: 95, at-Taubah: 73, al-Anfaal: 74, al-Hajj: 78, al-Furqaan: 52 dan ash-Shaaf: 11.
Abdullah bin Mas’ud  berkata:

“Aku pernah bertanya kepada Rasulullah: ‘Amal apa yang paling utama?’ Rasulullah menjawab: ‘Solat pada waktunya.’ Aku bertanya lagi: ‘Kemudian apa?’ Beliau menjawab: ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Aku bertanya lagi: ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau menjawab: ‘Jihad fii sabiilil-laah.’”
Abu Dzarr pernah bertanya kepada Rasulullah : “Amal apa saja yang paling utama?” Beliau menjawab: “Beriman kepada Allah dan berjihad fii sabiilillaah…”
‘Abdullah bin ‘Umar berkata: “Sesungguhnya seutama-utama amal sesudah solat adalah jihad fii sabilillaah.”
Ada seseorang bertanya kepada Rasulullah : “Wahai Rasulullah, ada seseorang yang berperang kerana mengharap ghaimah (harta rampasan perang), ada yang lain berperang supaya disebut namanya, dan yang lain berperang supaya dapat dilihat kedudukannya, siapakah yang dimaksud berperang di jalan Allah?” Rasulullah  bersabda:

“Barangsiapa yang berperang supaya kalimat Allah tinggi, maka ia fii sabiilillaah (di jalan Allah).”

Read more...

istiqamah

Istiqâmah adalah bermaksud berdiri tegak di suatu tempat tanpa pernah bergeser, kerana akar kata Istiqâmah dari kata “qaama” yang bererti berdiri. Maka secara etimologi, Istiqâmah bererti tegak lurus. 
Secara terminologi, Istiqomah boleh diertikan dengan beberapa pengertian
berikut ini;

  1. Abu Bakar As-Shiddiq ra ketika ditanya tentang Istiqâmah ia menjawab bahwa Istiqâmah adalah kemurnian tauhid (tidak boleh menyekutukan Allah dengan apa dan siapa pun).
  2. Umar bin Khattab ra berkata, “Istiqâmah adalah komitmen terhadap perintah dan larangan dan tidak boleh menipu”.
  3. Utsman bin Affan ra berkata, “Istiqâmah adalah mengikhlaskan amal kepada Allah Taala”.
  4. Ali bin Abu Thalib ra berkata, “Istiqâmah adalah melaksanakan kewajiban-kewajiban”.
  5. Mujahid berkata, “Istiqâmah adalah komitmen terhadap syahadat tauhid sampai bertemu dengan Allah Taala”.
  6. Ibnu Taimiyah berkata, “Mereka berIstiqâmah dalam mencintai dan beribadah kepada-Nya tanpa menoleh kiri kanan”.
Jadi muslim yang berIstiqâmah adalah muslim yang selalu mempertahankan keimanan dan akidahnya dalam situasi dan keadaan apapun. Ia bak batu karang yang tegar menghadapi gempuran ombak-ombak yang datang silih berganti. Ia tidak mudah sambil lewa dalam menjalankan perintah agama. Ia sentiasa sabar dalam menghadapi seluruh godaan. Itulah manusia muslim
yang sesungguhnya, selalu Istiqâmah dalam sepanjang jalan.
B. Bentuk-bentuk Istiqâmah
1.Istiqâmah dalam Aqidah
“dan bahwa (yang kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa”. (QS Al-An’am: 153).
2. Istiqâmah dalam Syar’iah
“Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan)dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui”.(QS Al-Jaatsiyah: 18)
3. Istiqâmah dalam Perjuangan
“Maka boleh jadi kamu hendak meniggalkan sebagian dari apa yang diwahyukan kepadamu dan sempit karenanya dadamu, karea khawatir bahwa mereka akan mengatakan: mengapa tidak diturunkan kepadanya perbendaharaan (kekayaan)atau datnag bersama-sama dengan dia seorang malaikat? Sesungguhnya kamuhanyalah seorang pemberi peringatan dan Allah Pemelihara segala sesuatu”(QS Huud: 12)

Read more...

Sunday, May 29

pemimpin yg berani

Salah satu sifat positif yang harus dimiliki pemimpin adalah berani {syajaah). Syajaah adalah berani kerana memiliki dasar keimanan dan kebenaran yang mantap. Pemimpin berani pasti mempunyai ketegasan sikap, keputusan, dan tindakan yang dilandasi oleh suara hati nurani serta pemahaman yang mantap terhadap berbagai persoalan. Sifat ini hanya dimiliki oleh orang yang kuat iman, ilmu, dan amal.
Lawan sifat syajaah adalah ai jubnu (pengecut). Nabi Muhammad SAW adalah figur pemberani yang patut diteladani. "Nabi SAW adalah orang yang paling baik, paling dermawan, dan paling berani." (HR Bukhari). Keberanian Nabi SAW dalam mendakwahkan kebenaran Islam terbukti mampu menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin sekaligus menjadikan beliau sebagai pemimpin teragung dan paling berpengaruh sepanjang masa.
Setidaknya ada lima kategori syajaah yang harus dimiliki seorang pemimpin. Pertama, syajaah menegakkan amar makruf nahi mungkar. Pemimpin harus berani menegakkan kebaikan,  mencegahan kemungkaran dan  kemaksiatan, termasuk rasuah.
Pemimpin yang berani perlu memiliki ketegasan dalam "menyatakan kebenaran meskipun pahit" (HR Ahmad).
Kedua, syajaah belajar dan mengembangkan ilmu. Keberanian ini sangat penting agar ada kebebasan dalam mengembangkan ilmu dan menyuarakan hasil penelitian secara objektif tanpa rasa takut. Keberanian ini membolehkan pemimpin untuk tidak mengabdi kepada kekuasaan atau kepentingan politik, tetapi dia harus tunduk kepada kebenaran dan keilmuan.
Ketiga, syaja ah mengakui kesalahan dan tidak berbohong, termasuk membohongi rakyatnya. Merasa dan mengakui kesalahan merupakan sikap berani seorang pemimpin.
Kerana orang bersalah cenderung menutupi kesalahannya. Mengakui dan menyesali kesalahan merupakan kunci diterimanya toubat. Sebaik-baik orang bersalah adalah yang mau bertoubat." (HR al-Bukhari).
Keempat, syajaah berperang. Ketika perang Hunain berkecamuk dan sebagian tentara Islam kocar-kacir, dengan lantang Nabi SAW menyatakan "Saya adalah Nabi; saya tidak dusta; saya adalah putra Abdullah bin Abdul Mutalllb." (HR Bukhari dan Muslim).
Keberanian beliau menghadapi musuh dalam perang dibuktikandengan tidak mundur atau lari dari perang. Dengan keberanian itulah, para sahabat kemudian bersatu dan kembali untuk memenangi peperangan.
Kelima, syajaah mengambil kebijakan dan menegakkan keadilan. Keberanian ini mengharuskan pemimpin tidak boleh bersikap ragu, tetapi harus tegas dan cerdas dalam mengambil kebijakan yang pro pada kemaslahatan masyarakat dan bangsa.
Pemimpin yang berani kerana didasari kebenaran iman, ilmu, dan amal soleh adalah pemimpin yang mampu mengubah masa depan bangsa menjadi lebih baik.

Read more...

Saturday, May 28

sabar menentang batil

Saudaraku yg kumuliakan,
Kesabaran dalam konsep islam bukanlah diam berpeluk tubuh dalam kebatilan, tapi meruntuhkan kekuatan batil dengan ketenangan, tentunya bukan dg emosi, tapi dengan perhitungan matang yg manfaatnya jauh lebih dahsyat dari sekadar marah dan mengamuk dengan senjata, tapi berdoa, dan doa adalah senjata para Nabi dan shiddiqien,

berbicara dengan nasihat lembut dan nasihat lembut adalah wasiat Allah pada para Rasul Nya swt,

dan dengan tangan, yaitu dengan harta, pangkat, penyelidikan, surat, dan segala hal yg berupa perbuatan yg bermanfaat untuk melebur musuh tanpa peperangan,

demikianlah perjuangan Rasulullah saw, demikian hidup mereka tanpa menyerah selama hidupnya memerangi kebatilan, dan mereka adalah ksatria dan tidak pengecut,

bila musuh memerangi dengan harta maka mereka memeranginya dengan harta pula, bila mereka memeranginya dengan ucapan mereka memeranginya dengan ucapan pula, bila mereka memeranginya dengan senjata barulah mereka mengangkat senjata,

mereka tetap menang walau mati dalam peperangan, rumah rumah mereka adalah pengkaderan tentera sunnah, anak anak mereka adalah calon Jundullah dimasa akan datang, demikian keadaan mereka dari generasi ke generasi.

Sebagaimana firman Nya swt : “Dan Hamba hamba Arrahman, yg berjalan dimuka bumi dengan pelahan lahan (penuh rendah diri namun penuh ketenangan), bila mereka diajak bicara oleh orang orang bodoh maka mereka menjawab dengan sejahtera dan lemah lembut, merekalah yg memenuhi malam malamnya dengan bermalam bersama Allah dengan sujud dan qiyamullail” (QS Alfurqan 63)

Read more...

Friday, May 27

amanah

Dalam Islam, amanah (Arab: أمانة‎) adalah tuntutan Iman. Lawannyakhianat adalah salah satu ciri kekafiran. Seseorang yang amanah akan berusaha untuk memenuhi dasar, kod etika, undang-undang dan janji-janji mereka.
Sabda Rasulullah s.a.w. menegaskan hal sebagaimana disebutkan di atas:-

"Tiada iman pada orang yang tidak menunaikan amanah; dan tiada agama pada orang yang tidak menunaikan janji." (Ahmad dan Ibnu Hibban)
 
Adakah sifat ni masih menebal dalam diri individu islam atau satu retorik perkataan yang hanya sedap diucap dan didengar.

Read more...

Thursday, May 26

wasiat Tun Hussein tp tak dikuti anakny

“Tanpa kejujuran yang tulin, seseorang
pemimpin akan menggunakan jawatannya
sebagai bahan dagangan untuk mencapai
kedudukan, mencari pengaruh, nama
dan membolot kekayaan.
Ia akan menjadikan parti perjuangan
sebagai topeng untuk memuaskan hawa
nafsu. Ia akan mengambil kesempatan
daripada sesuatu suasana atau krisis
untuk menangguk di air keroh.”
~~~

Read more...

Wednesday, May 25

bohong

Kebohongan dan kepalsuan telah menjalar dan menjadi darah daging di segenap lapisan masyarakat. Bahkan di Amerika berdasarkan sebuah survey 91% dari warganya terbiasa berbohong. Sebagian umat Islampun ada yang kecanduan dengan sikap tercela ini. Tulisan di bawah ini, mudah-mudahan menguatkan kita untuk menghindari kebiasaan tercela tersebut.
Allah Ta’ala telah menjadikan umat Islam bersih dalam kepercayaan,segala perbuatan dan perkataannya. Kejujuran adalah barometer kebahagiaan suatu bangsa.Kejujuran merupakan nikmat Allah Ta’ala yang teragung setelah nikmatIslam. Sedangkan sifat bohong merupakan ujian terbesar jika menimpa seseorang, kerana kebohongan merupakan penyakit yang  menghancurkan kejayaan Islam.Dusta merupakan dosa dan aib besar, Allah Ta’ala berfirman:Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyaipengetahuan tentangnya. [Al-Isra': 36]
Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam bersabda: Sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, sedangkan kebaikan menuntun menuju Surga. Sungguh seseorang yang membiasakanjujur nescaya dicatat di sisi Allah sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada kemungkaran, sedangkankemungkaran menjerumuskan ke Neraka. Sungguh orang yang selaluberdusta akan dicatat sebagai pendusta . [HR. Al-Bukhari dan Muslim ]
Bohong adalah perbuatan haram, karena membahayakan orang lain, tetapidalam keadaan tertentu berubah hukumnya menjadi harus bahkan wajib.
Para ulama menetapkan pembahagian hukum dusta sesuai dengan lima ketogeri hukum syar’e, meskipun pada dasarnya hukum bohong adalah haram.
Haram, yaitu kebohongan yang tak berguna menurut kacamata syar’e.
Makruh, yakni dusta yang dipergunakan untuk memperbaiki kemelut rumah tangga dan yang sejenisnya.
Sunat, yaitu seperti kebohongan yang ditempuh untuk menakut-nakuti musuh Islam dalam suatu peperangan, seperti pemberitaan [yang berlebihan] tentang jumlah tentera dan perlengkapan kaum muslimin [agar pasukan musuh gentar].
Wajib, yaitu seperti dusta yang dilakukan untuk menyelamatkanjiwa seorang muslim atau hartanya dari kematian dan kebinasaan.
Harus, misalnya yang dipergunakan untuk mendamaikan persengketaan di tengah masyarakat.
Tetapi sebagian ulama berpendapat, semua bentuk dusta adalah buruk dan harus dijauhi, sebab tidak sedikit ayat-ayat Al Qur’an yang mencelanya.
Faktor-Faktor Pendorong Terjadinya Dusta
Tipisnya rasa takut kepada Allah Ta’ala.
Usaha memutarbalikkan fakta dengan berbagai motifnya; baik untuk melariskan barang dagangan, melipatgandakan keuntungan atau yang lain.Mencari perhatian. Tiadanya rasa tanggung jawab dan berusaha lari dari kenyataan hidup.Kebiasaan berdusta sejak kecil, baik karena pengaruh kebiasaan orang tua atau lingkungan tempat tinggalnya. Merasa bangga dengan kebohong-annya, kerana ia menganggap kebohongan itu suatu kecerdikan, kecepatan daya fikiran dan perbuatan baik.
Dusta dalam Kenyataan Sehari-hari yang Harus Dihindari.
Contoh: sesorang berkata kepada temannya: Silakan dimakan, lalu dijawab: Terimakasih, saya sudah kenyang atau saya tidak bernafsu.Hal-hal seperti itu dilarang [haram] jika tidak mengandung tujuanyang benar.

Berdusta dalam memberitakan mimpi, padahal dosanya besar sekali. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: Sesungguhnya di antara kebohongan terbesar adalah seseorang yangmengaku [bernasab] kepada selain bapaknya, atau bercerita tentangmimpi yang tak pernah ia lihat, serta meriwayatkan atas RasulullahShallallahu ‘Alaihi Wasallam sesuatu yang tidak pernah beliaukatakan. [HR. Al Bukhari]
Mengelabuhi anak kecil dengan memanggilnya untuk diberi sesuatu,padahal ia tidak memiliki apa-apa. Misalnya, seseorang berkata: Nak kemari, bantu bapak ya, nanti bapak kasih duit, tetapi kemudian ia tidak memberinya apa-apa.
Menceritakan segala hal yang ia dengar.Cukuplah seseorang disebut pendusta, jika ia menceritakan segala hal yang ia dengar. [HR. Muslim]

Bagaimana jika berita itu tentang tuduhan zina Apa ia tetap menyebarluaskannya tanpa bukti yang nyata Adakah di antara kita rela didakwa zina semacam ini
Berkata atau bercerita bohong yang lucu, agar massa pendengarnya tertawa. Neraka Wail [kehancuran] bagi orang yang berbicara kemudian berdusta supaya pendengarnya tertawa. Wail baginya, sungguh Wail sangat pantas baginya. [HR. Bazzar]
Terapi Penyembuhan Penyakit Tercela Ini
Jika Anda ingin mengerti keburukan sifat dusta dari dirimu sendiri,maka perhatikan kebohongan orang lain, niscaya Anda membencinya,merendahkan dan mengecamnya. Setiap muslim wajib memperbaharui taubat dirinya dari segala dosa dan kesalahan. Demikian pula ia wajib mencari dan memelihara berbagai cara sebab yang boleh membantunya dalam meninggalkan dan menjauhi sifat yang tidak terpuji ini.
Di antara sebab-sebab tersebut adalah:
Pengetahuan sang pelaku tentang keharaman dusta, siksanya yang berat dan selalu mengingat dalam setiap hendak berbicara.
Membiasakan diri dalam memikul tanggung jawab dalam segala halyang benar dan berbicara jujur, apapun resikonya.
Memelihara kata-katanya dan sentiasaberhati2.
Mengubah tempat-tempat berbual menjadi tempat-tempat ibadah,dzikir dan mempelajari ilmu.

Hendaknya mereka juga memahami, dusta merupakan jalan menujukemungkaran yang nantinya bermuara di Neraka, sedangkan jujurmenuntun pelakunya ke Surga.
Hendaknya ia mendidik anak-anaknya secara Islam dan benar,mambiasakan mereka selalu jujur di setiap ucapan dan tindakannyaserta sentiasa jujur di hadapan mereka.
Hendaknya ia mengerti, kepercayaan relasinya akan berkurang kerana kebohongan-kebohongannya, bahkan boleh luntur sama sekali.
Hendaknya ia memahami, kebohongannya itu sangat membahayakan orang lain.
Akhirnya hanya kepada Allah Ta’ala kita memohon agar kita dijauhkandari sifat tercela ini, sehingga kita termasuk golongan hamba-hambaNya yang selalu bersikap jujur dalam segala situasi dan keadaan. Amin

Read more...

Tuesday, May 24

agenda yahudi

 Sekarang Yahudi dan Nasrani bergandingan tangan untuk menghancurkan Islam. Strategi penghancuran yang mereka lakukan dapat dibagi dalam empat cara yaitu : (1) penguasaan sistem maklumat (2) mencipta kebergantungan, melalui ekonomi dan ketenteraan (3) devide et impera, dan (4) terakhir pembasmian harakah Islamiyah. Untuk menghancurkan Islam, perkara pertama yang harus dilakukan adalah MENJAUHKAN GENERASI MUDA ISLAM DARI AKIDAH DAN SYARIAT AGAMANYA. Untuk itu, sistem komunikasi dan informasi media massa perlu dikuasai. Ini telah dicanangkannya, jauh sebelum teknologi maklumat modern seperti sekarang ini diujudkan.
Siapa yang menguasai pejabat2 berita seperti Reuter, Assosiated Press, United Press International, surat kabar Times dan jaringan television terkenal dunia serta perusahaan film di Holywood. Semuanya adalah bangsa Yahudi. Reuter didirikan oleh Yahudi Jerman, Julius Paul Reuter yang nama asalny Israel Beer Josaphat. Melalui jaringan maklumat dan media massa inilah mereka menciptakan image nagetif terhadap Islam, seperti Islam Fundamentalis, Islam Terorist, dan sebagainya. Demikian hebatny propaganda ini, sehingga orang Islam sendiri ada yang phobia Islam. Melalui penguasaan terhadap jaringan television dan film mereka memperkenalkan gaya hidup free sex, homosex dan lesbian yang sangat meracuni jiwa generasi muda Islam, kehidupan serba mewah yang membuat generasi Islam tenggelam dalam khayalan kemewahan tersebut, kesamaan gander wanita yang membuat wanita-wanita muslim menjadi jauh dari rumahnya, dan  sebagainya. manakala yang menjadi mentorny, atau idolany adalah para wartawan, media hiburan, pengarah, artis yang mungkin secara tidak sedar telah menjadi alat Yahudi dalam menjauhkan generasi muda Islam dari akidah dan syariat agamanya.
Dulu, mungkin 10 atau 20 tahun yang lalu, pesta hiburan sangat jarang dilakukan. Sekarang perkara tersebut merupakan sesuatu yang sangat biasa. Padahal, ketika berhibur, laki-laki akan bercampurgaul dgn  perempuan yang bukan muhrimnya. Lihatlah dimana2 tempat samada di taman2, pasaraya2, anak muda berpeleseran tanpa segan silu. Hal-hal seperti ini menjadi pemandangan biasa sekarang atas nama kemodenan. Lihatlah iklan-iklan yang ditayangkan oleh TV di negeri kita. Pergaulan bebas dlm rancangan tv dipertontonkan x kira masa, daripagi sampai malam.
Dibidang ekonomi, Yahudi telah berjaya membuat negara-negara yang mejoriti penduduknya Islam, menjadi sangat bergantung kepada lembaga-lembaga kewangan dunia, seperti IMF, Bank Dunia dan lain-lainnya. Dan kita menyanjung mereka sebagai dewa penolong. Tanpa menyadari, bahwa kita telah masuk kedalam perangkap berupa bantuan ekonomi dari lembaga tersebut, boleh dikatakan tidak ada jalan kembali. IMF dan Bank Dunia dikendalikan oleh AS, dan jangan lupa siapa yang berkuasa di AS ?. Bukan presidennya, tetapi kelompok-kelompok Yahudi. Jangan mimpi seorang warga negara AS, samada dia dari republik atau demokrat, dapat menjadi presiden tanpa restu kelompok Yahudi ini (AIPAC).
 
Dunia Barat dan kroni-kroninya membahagi2kan dunia, yang kebanyakan negara telah berjaya diYahudikan oleh gerakan iluminati dan freemason , Barat sangat takut kalau ummat Islam bersatu. Dalam Islam, seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Apabila seluruh muslim didunia ini bersatu, kekuatan yang dapat tercipta dari persatuan dan persaudaraan muslim tersebut akan membuat cita-cita mereka membangun penguasaan Israel tidak akan berjaya. Kerana itu, kekuatan Islam harus dihancurkan sedikit demi sedikit. Caranya, secara halus menjauhkan generasi muda Islam dari akidah dan syariat agamanya, Apabila seseorang telah jauh dari akidah dan syari’at agamanya, akan mudah sekali mencetak seseorang tersebut untk menjadi apa saja.Salahsatu carany ialah membunuh setiap gerakan umat Islam yang ingin menegakkan syariat dan akidah agamanya.
Untuk itu, para pemimpin politik dan tentera dinegara-negara Islam harus dikuasasi, dan dijadikan agen iluminati atau freemason. Cuba fikirkan. Kenapa tidak satupun gerakkan Islam, atau parti politik Islam atau pemerintahan Islam, yang berjaya dinegara-negara yang majoritiny penduduk Islam ?. Di Mesir, gerakan Ikhwanul Muslimin, dibelengu oleh pemerintahan Anwar Sadat dan diteruskan oleh Mubarak. Di Algeria, kemenangan parti Islam FIS tidak diakui. Turki menjadi begitu sekular setelah tumbangnya Kekhalifahan Islam Usmaniah, bahkan melarang pemungutan zakat yang dalam Islam. Di Malaysia, PAS begitu ditakuti oleh UMNO. Bukan kerana apa-apa, tapi kerana identiti ke Islamannya. :-/. Cuba renungkan ini !.

Read more...

Monday, May 23

Siapa sebenarnya pejuang melayu

PKMM diasaskan oleh Mokhtaruddin Lasso dan Ahmad Boestamam. Kedua-duanya memainkan perana dalam pucuk pimpinan awal parti itu:

  • Yang Dipertua: Mokhtaruddin Lasso
  • Naib Yang Dipertua - Dr. Burhanuddin Helmi
  • Setiausaha - Dahari Ali
  • Bendahari - Arshad Ashaari
  • Ahli Jawatankuasa - Ahmad Boestamam
Sebulan selepas kelahirannya, PKMM telah menubuhkan beberapa cawangan di beberapa buah negeri iaitu di Pulau Pinang, Perlis, Selangor, Melaka dan Singapura. PKMM menyebarkan pengaruhnya melalui akhbar-akhbar hariannya iaitu Suara Rakyat, Pelita Malaya dan Semboyan Baharu dan terbitan bulanan iaitu majalah Berjuang dan Voice of the People.
PKMM mempunyai dua cawangan pemuda dan pemudi iaitu Angkatan Pemuda Insaf (API) yang dipimpin oleh Ahmad Boestamam, dan Angkatan Wanita Sedar (AWAS) yang dipimpin oleh Shamsiah Fakeh. Bagaimanapun Ahmad Boestamam telah dapat merenggangkan API dari PKMM di bawah Mokhtaruddin Lasso dan pengaruh komunisme serta mengeluarkan manifesto yang berasingan dari PKMM.
Bagaimanapun beberapa bulan kemudian apabila Kesatuan Melayu Muda (KMM) bergabung dengan PKMM, Dr Burhanuddin Helmi telah mengambil alih pucuk pimpinan sebagai presidennya yang kedua. Dalam bulan Disember 1947, PKMM bertukar lagi pucuk pimpinan dan kali ini disandang oleh Ishak Haji Muhammad sebagai presidennya yang ketiga. Dengan pertukaran pucuk-pucuk pimpinan itu PKMM tidak lagi condong kepada komunisme sebaliknya bersifat nasionalisme.
Dr Burhanuddin membawa PKMM ke arah mewujudkan Melayu Raya iaitu satu gagasan Kesatuan Malaya-Indonesia yang merupakan salah satu perjuangan utama PKMM. Pada dasarnya perjuangan PKMM adalah didorong oleh keazaman untuk mendapatkan kemerdekaan penuh dari Britain. PKMM lebih cenderung bagi Tanah Melayu menyertai Indonesia bagi mendapat kemerdekaan pada 1949.
Bagaimanapun pengaruh PKMM tidak kekal lama. Antara sebab utamanya ialah kemunculan UMNO, parti yang lebih diyakini oleh orang-orang Melayu untuk memperjuangkan nasib mereka dan amat disenangi penjajah. Sebab-sebab lain ialah kegiatan-kegiatan PKMM yang anti-UMNO dan anti-penjajah sangat dicurigai oleh Kerajaan. PKMM juga berusaha menubuhkan Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA) iaitu gabungan parti-parti politik radikal Melayu dan kemudian bergabung pula dengan All-Malaya Council of Joint Action (AMCJA) yang bertujuan menentang Perjanjian Persekutuan 1948 bagi penubuhan Persekutuan Tanah Melayu.
Perjuangan PKMM dianggap oleh Inggeris sebagai 'berbau' komunis dan dengan itu beberapa orang pemimpinnya telah ditangkap serta dipenjarakan. Akhirnya pada 18 Jun 1948[4], PKMM (dan beberapa parti lain) telah diharamkan apabila darurat diisytiharkan oleh pihak berkuasa British dengan persetujuan Yang Dipertua UMNO, Dato' Onn Jaafar.

Read more...

lirik lagu sufi

M Nasir (M Nasir / Seth)

Hijab Kekasih

Malai rinduku merintih kecintaan
Duduk termenung hanya bingung kerinduan
Walaupun jauh dari nyata kasih dan sayang
Kasih dan sayang telah lama kusatukan
Semua kasihku dalam gemala
Ke laut jawi 'kan kukirimkan sana

Duhai kasih hijabmu di sini
Masyur rupamu di mata kalbi ini
Berbaringan diusik rindu azali
Di manakah kekasih yang jauh dariku
Memakan debu... rindumu
Segenap nafasku melihat renunganmu
Wangi dan harum kau kekasih
Antara lamunan segala kalimahku ini
Siapa yang mengerti

Menghilang tahun kutahan dahaga
Setelah habis madah untuk sang puteri
Pautan kasih kukenal sendiri
Teringin ku melihat sebalik hijabmu
Wajah yang kupuja

( 4 )
Kekasih... lama sudah aku merindu
Larut nan denai larat nan damai
Haram kelamin untuk kita bercerai
Rasa kasih dan sayang dalam keredaanmu

( ulang 4 )

Read more...

Sunday, May 22

musibah dalam islam

Cetak E-mail
  
"Dan apapun musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, ....". (QS. Asy-Syuaraa : 30) Musibah demi musibah datang silih berganti. Musibah yang terjadi di tengah-tengah kita, akhir-akhir ini, terjadi dalam "bentuk" yang berbeza. Pertama, kemalangan kenderaan dan sebagainya. Bentuk yang lain, adalah musibah alam, baik itu gempa bumi, banjir, tanah runtuh dan sebagainya.
Kira-kira, manusia sekarang ini mengidentifikasi "musibah" sebagai [segala hal dahsyat, yang terjadi "di luar" kehendak manusia dan menyebabkan kematian dan kesengsaraan banyak manusia]. Pada saat terjadinya "musibah" itu, manusia baru merasakan keprihatinan yang mendalam. Tidak tahu apa yang harus dilakukan, tetapi kebanyakan menyerahkan kepada Yang Maha Esa. Sayangnya, "penyerahan" kepada Allah tersebut lebih kepada Su' udz-Dzan atau Negative Thinking kepada-Nya.
Sebenarnya, makna "musibah" dalam kacamata Islam tidaklah sesederhana dari yang selama ini kita fahami. Kadangkala kita kena berfikir pemberian penghargaan, kenaikan pangkat, menjadi pemimpin itu pun sebuah "musibah". Biasanya, orang yang berpedoman demikian akan semakin tunduk kepada Allah Swt ketika mendapatkan penghargaan. Dari sinilah boleh difahami bahwa sudah sewajarnya jika Nabi Muhammad Saw bersabda bahwa manusia yang paling sering mendapatkan musibah & cubaan berat adalah para nabi, kemudian para wali, dan seterusnya (H.R. Bukhori). Kerana musibah yang di-"uji-cuba"-kan kepada para nabi tersebut tentunya bukan saja berupa fisik, melainkan kekuatan mental dan keimanan. Perkembangan kehidupan materialistik telah mampu menyingkirkan pemahaman-pemahaman "unik" tentang musibah tadi.
Akhirnya, manusia sekarang ini pun telah lebih jauh menyederhanakan makna dan "falsafah" atas pengertian "musibah". Manusia tidak lagi berfikir, sebenarnya, musibah tidak sesederhana "segala bencana yang di luar kehendak manusia". Akibatnya, sepertinya ada dua pilihan bagi kita : menerima sepenuhnya sebagai sebuah kecelakaan alam dgn hati yang murni, atau mengkaitkannya dengan kehendak Allah. Pilihan pertama sudah jelas, ia lebih banyak di-"imani" masyarakat Barat. Pilihan kedua adalah pilihan yang hingga kini masih dipegang umat Islam (hanya segelintir sahaja).
Tetapi malangnya ramai umat islam masih memahami musibah mengikut acuan barat
***t
Penulis melihat, ketika beberapa musibah menimpa kita akhir-akhir ini, banyak penulis dan penceramah yang menukil-nukil surat As-Syu'araa ayat 30 tanpa penjelasan yang memadai. Sebenarnya ini sangat berbahaya kerana dapat menimbulkan mis-understanding seperti yang selama ini terjadi dalam pemahaman Islam, khususnya yang berkenaan dengan Sifat Iraadah. Bagaimana pun, yang utama untuk diyakini oleh umat adalah bahwa Allah Swt tidak akan pernah berkehendak buruk kepada hamba-hamba-Nya. Ada banyak hal yang perlu kita resapi ketika menghadapi kenyataan yang, dalam pandangan kita nan pendek, pahit.
Pertama, tidak semua kejadian tersebut "pahit" dalam arti yang sesuai dengan pemahaman kita. Seluruh manusia adalah milik Allah Swt, maka Dia berhak mengambilnya sewaktu-waktu, dengan berbagai jalan, baik itu bencana alam, kemalangan, atau di bom seperti yang sedang melanda masyarakat Iraq. Semua itu adalah bentuk "isyarat" Allah Swt terhadap kita. Bentuk isyarat yang diturunkan dalam bentuk yang berbagai2 sudah tidak penting bagi kita, atau bagi-Nya. kerana ini telah menjadi hukum alam.
Walaupun segala bencana adalah rasional, namun Islam mensyariatkan kepada umatnya untuk ber-istirjaa', yaitu ketika mendapatkan musibah segera mengucapkan Innaa Lillaahi wa Innaa Ilayhi Raaji'uun, yang berarti "Sesungguhnya kami adalah milik Allah Swt, dan hanya kepada-Nya-lah kami kembali". Ucapan ini memang terlihat sederhana, namun ia memiliki makna yang sangat mendalam, yakni mengingatkan kita untuk sentiasa ber-Tauhid, ber-Qadhaa dan ber-Qadar. Yang kedua, mengenai hukum alam. Hukum alam adalah hukum yang ditetapkan (Qadhaa) oleh Allah Swt yang berkenaan dengan rumusan-rumusan dan teori-teori tentang alam. Hukum ini akan berlaku bagi siapa saja yang melanggarnya, baik itu kaum beragama maupun atheis, orang soleh ataupunpun durhaka, dan sebagainya.
Dari hukum inilah seluruh aktiviti alam semesta berlangsung, dari yang terkecil-seperti adanya hukum bahwa air akan mendidih pada suhu 100 derjah celcius, siapapun yang memasaknya, baik atheis maupun beragama-, hingga yang peristiwa-peristiwa terbesar yang ada di jagat dunia. Itu semua merupakan Qadhaa-secara etimologis bererti hukum atau ketetapan. Dan ketika manusia telah merentasi proses Qadhaa itu maka dia akan mengalami apa yang sering disebut sebagai Qadar atau Takdir. Dengan demikian, Takdir adalah suatu hasil proses dari hukum dan ketetapan Allah Swt-yang berupa hukum alam-dengan realiti kehidupan yang dijalani manusia.
***
Hukum alam yang diperlakukan oleh Allah Swt tersebut berbeza dengan hukum Aqidah atau Syariat yang diturunkan oleh-Nya. Hukum alam yang sedang kita hadapi sekarang adalah hukum yang hanya berlaku di dunia fana. Sedangkan hukum Aqidah & Syariat berlaku di dunia dan (untuk kepentingan) akhirat sekaligus. Dengan demikian, dalam hal tertentu, hukum alam tersebut sama sekali tak memiliki kaitan "erat" dengan hukum Aqidah & Syariat. ertinya, hukum alam akan menerkam siapa saja yang melanggarnya, baik beriman, fasik & kafir dan lainnya. Namun demikian, perlu diperhatikan, bahwasanya mangsa keganasan hukum alam tak semestiny adalah pelaku dari pelanggaran atas hukum alam tersebut. Bahkan juga boleh dikatakan bahwa proses yang terjadi dalam hukum tak mesti melibatkan manusia. Sebagai contoh adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi di luar angkasa. Demikian pula sebalikya, hukum Aqidah & Syariat tak berkaitan langsung dengan kedatangan hukuman alam.
Lalu, bagaimana dengan adanya hukuman alam yang terjadi pada umat-umat terdahulu, sebagaimana dikisahkan di dalam al-Qur'an? Allah Swt, dalam memberikan kenikmatan, ujian, cubaan atau siksaan tidaklah melampaui keupayaan kemanusiaan. Ertinya, jika Allah Swt menyatakan telah memberikan hukuman melalui hukum-hukum alam, maka hukuman alam itu diproses melalui pelanggaran hukum Aqidah & Syariah . Dari sinilah hukuman berlaku, dan secara hakikat ia bukanlah hukuman atas kedurhakaan kepada-Nya, kerana semua hukuman (Jazaa', Hisaab) atas kedurhakaan kepada-Nya telah di-setting pada Hari Pembalasan (Yawmul-Jazaa') atau Hari Penghitungan (Yawmul-Hisaab) dimana setiap manusia akan menghadapinya.
wallah huallam.

Read more...

tanda-tanda kematian

Adapun tanda-tanda kematian mengikut ulamak adalah benar dan ujud cuma amalan dan ketakwaan kita sahaja yang akan dapat membezakan kepekaan kita kepada tanda-tanda ini.
Rasulallah SAW diriwayatkan masih mampu memperlihat dan menceritakan kepada keluarga dan sahabat secara lansung akan kesukaran menghadapi sakaratulmaut dari awal hinggalah akhirnya hayat Baginda.
Imam Ghazali rahimahullah diriwayatkan memperolehi tanda-tanda ini sehinggakan beliau mampu menyediakan dirinya untuk menghadapi sakaratulmaut secara sendirian. Beliau menyediakan dirinya dengan segala persiapan termasuk mandinya, wuduknya serta kafannya sekali cuma ketika sampai bahagian tubuh dan kepala sahaja beliau telah memanggil abangnya iaitu Imam Ahmad Ibnu Hambal untuk menyambung tugas tersebut. Beliau wafat ketika Imam Ahmad bersedia untuk mengkafankan bahagian mukanya.
Adapun riwayat -riwayat ini memperlihatkan kepada kita sesungguhnya Allah SWT tidak pernah berlaku zalim kepada hambanya. Tanda-tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan kita umat Islam supaya dapat bertaubat dan bersedia dalam perjalanan menghadap Allah SWT. Walaubagaimanapun semua tanda-tanda ini akan berlaku kepada orang-orang Islam sahaja manakala orang-orang kafir iaitu orang yang menyekutukan Allah nyawa mereka ini akan terus di rentap tanpa sebarang peringatan sesuai dengan kekufuran mereka kepada Allah SWT.
Adapun tanda-tanda ini terbahagi kepada beberapa keadaan :
Tanda 100 hari sebelum hari mati.


Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disedari oleh mereka-mereka yang dikehendakinya. Walaubagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma samada mereka sedar atau tidak sahaja.

Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Asar.

Seluruh tubuh iaitu dari hujung rambut sehingga ke hujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil. Contohnya seperti daging lembu yang baru disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.

Tanda ini rasanya lazat dan bagi mereka sedar dan berdetik di hati bahawa mungkin ini adalah tanda mati maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sedar akan kehadiran tanda ini.

Bagi mereka yang tidak diberi kesedaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian , tanda ini akan lenyap begitu sahaja tanpa sebarang munafaat.
Bagi yang sedar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memunafaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

Tanda 40 hari sebelum hari mati


Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Asar.
Bahagian pusat kita akan berdenyut-denyut.Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arash Allah SWT.Maka malaikatmaut akan mengambil daun tersebut dan mula membuat persediaannya ke atas kita antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang masa.

Akan terjadi malaikatmaut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika.Adapun malaikatmaut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.
Tanda 7 hari
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji

dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba-tiba ianya berselera untuk makan.

Tanda 3 hari
Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita iaitu diantara dahi kanan dan kiri.Jika tanda ini dapat dikesan maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.
Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bahagian sisi.
Telinganya akan layu dimana bahagian hujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam.Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.
Tanda 1 hari
Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang iaitu di kawasan ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.
Tanda akhir
Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bahagian pusat dan ianya akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikatmaut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.
PENUTUP
Sesungguhnya marilah kita bertaqwa dan berdoa kepada Allah SWT semoga kita adalah di antara orang-orang yang yang dipilih oleh Allah yang akan diberi kesedaran untuk peka terhadap tanda-tanda mati ini semoga kita dapat membuat persiapan terakhir dalam usaha memohon keampunan samada dari Allah SWT mahupun dari manusia sendiri dari segala dosa dan urusan hutang piutang kita.Walaubagaimanapun sesuai dengan sifat Allah SWT yang maha berkuasa lagi pemurah lagi maha mengasihani maka diriwatkan bahawa tarikh mati seseorang manusia itu masih boleh diubah dengan amalan doa iaitu samada doa dari kita sendiri ataupun doa dari orang lain. Namun ianya adalah ketentuan Allah SWT semata-mata.
Oleh itu marilah kita bersama-sama berusaha dan berdoa semuga kita diberi hidayah dan petunjuk oleh Allah SWT serta kelapangan masa dan kesihatan tubuh badan dan juga fikiran dalam usaha kita untuk mencari keredhaan Allah SWT samada di dunia mahupun akhirat.
Apa yang baik dan benar itu datangnya dari Allah SWT dan apa yang salah dan silap itu adalah dari kelemahan manusia itu sendiri.
WALLAHUA`LAM
RINGKASAN
100 hari : Seluruh badan rasa bergegar.

60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.
40 hari : Daun dengan nama orang yang akan mati di arash akan jatuh dan malaikat maut pun datang kepada orang dengan nama tersebut lalu akan mendampinginya sehingga saat kematiannya. Kadang-kadang orang yang akan mati itu akan merasa atau nampak kehadiran malaikat maut
tersebut dan akan sering kelihatan seperti sedang rungsing.
7 hari : Mengidam makanan.
5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.
3 hari : Bahagian tengah di dahi bergerak-gerak.
2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.
1 hari : Terasa bahagian ubun bergerak-gerak di antara waktu subuh dan asar.
Saat akhir : Terasa sejuk dari bahagian pusat hingga ke tulang solbi (di bahagian belakang badan) Seelok-eloknya bila sudah merasa tanda yang akhir sekali, mengucap dalam keadaan qiam dan jangan lagi bercakap-cakap.

>> Untuk pengetahuan semua, pada hari ke-44 air mani lelaki dan telur wanita bercantum, Allah s.w.t. telah mencampurkan sekali tanah yang akan menjadi kubur kita nanti.

Read more...

Saturday, May 21

politik islam

Dalam term keislaman politik identik dengan siasah. Secara etimologis siasah artinya mengatur,aturan,dan keteraturan.Fiqih siasah adalah hukum islam yang mengatur sistem kekuasaan dan pemerintahan. Politik sendiri artinya segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dan sebagainnya) mengenai pemerintahan suatu negara lain. Politik dapat juga berarti kebijakan atau cara bertindak suatu negara dalam menghadapi atau menangani suatu masalah.

Garis-garis besar siasah Islam meliputi tiga Aspek:


  1. siasah Dusturiyyah (Tata Negara dalam Islam)
  2. Siassah Dauliyyah (Hukum politik yang mengatur hubngan antara satu negara dengan negara lain.)
  3. Siasah Maliyyah (Hukum politik yang mengatur sistem ekenomi negara).
Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi menurut siasah Islam ada pada Allah. Kedaulatan yang dapat mempersatukan kekuatan-kekuatan dan aliran-aliran yang berbeda-beda di masyarakat dalam konsep islamberada di tangan Tuhan.Gambaran kekuasaan dan kehendak Tuhan tertuang dalam Al-quran dan sunnah Rasul.Oleh karena itu penguasa tidaklah memiliki kekuasaan mutlak, ia hanyalah wakil (khalifa) Allah di muka bumi yang berfungsi untuk membumikan sifat-sifat Allah dalam kehidupan nyata. Kekuasaan adalah amana Allah yang di berikan kepada orang-orang yang berhak mendapatkannya.pemegang amanah haruslah menggunakan kekuasaannya itu dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan prinsip-prinsipdasar yang di tetapkan al-Quran.

kedaulatan mutlak dan keesaan Tuhan yang terkandung dalam konsep tauhid yang terkandung dalam konsep khilafah memberikan kearangka yang dengannya para cendekiawan belakangan ini mengembangkan teori politik tertentu yang dapat dianggap demokratis. Di dalamnya tercakup definisi khusus dan pengakuan terhadap kedaulatan rakyat,tekanan pada kesamaan derajat manusia,dan kewajiban, sebagai pengemban pemerintah.Penjelasan mengenai demokrasi dalam kerangka konseptual Islam, banyak memberikan perhatian pada beberapa aspek khusus dari ranah sosial politik.Demokrasi Islam dianggapsebagai sistemyang mengukuhkan konsep-konsep Islami yang sudah lama berakar, yaitu musyawarah(syura),persetujuan(ijma'),dan penilaian interpretatif yang mandiri (ijtihad). seperti banyak konsep dalam tradisi barat,istilah-istilah initidak selalu dikaitkan engan pranata demokrasi dan mempunyai banyak konteks dalam wacana muslim dewasa ini . Namun lepas dari konteks dan pemakaian lainnya, istilah-istilah inisangat penting dalam perdebatan menyangkut demokratisasi di kalangan masyarakat muslim (John L.Esposito dan Jhon 0. Voll,1999:33)

Read more...

Friday, May 20

matahari timbul dibarat


Saya petik:
[estidotmy] Menurut seorang ahli psikologi, berdasarkan kepada penyelidikan lanjutan mengenai anomali (keluarbiasaan), menjelang 2012, sesuatu fenomena membimbangkan diramalkan akan berlaku.

Ramalan Pentadbiran Aeronautik dan Angkasa Lepas Kebangsaan (NASA) bahawa dalam beberapa tahun hadapan berkemungkinan berlaku perubahan pada kutub magnet bumi.

Walaupun sukar dipercayai, misalnya NASA mengatakan bahawa pada tahun 2001 bintang kita ‘matahari’, telah mengalami perubahan kutub tersebut.

Namun kerana jisim matahari seragam dan kita tidak tinggal di sana, manusia secara relatif tidak merasakan perubahan berkenaan.
Bumi diibaratkan sebutir telur yang mana kulit telur merupakan dataran dan lautan tempat kita berpijak manakala cairan telur adalah bahan larva logam cair sementara inti bumi adalah kuning telur yang merupakan logam padat pada suhu tinggi.
Inti bumi inilah yang memiliki medan magnet yang keluar dari Kutub Utara menuju Kutub Selatan yang dikenal dengan Sabuk Van Hallen.
Dalam beberapa dekad akan datang, dinyatakan Kutub Utara telah bergeser dalam darjah yang signifikan tetapi tidak dapat dipastikan bila berlakunya pergeseran di mana Kutub Utara menjadi Kutub Selatan.
Mungkin dalam beberapa tahun atau ratusan tahun akan datang.
Bukan bumi yang berputar, tapi inti bumi dan kerak bumi yang diisi oleh cairan, posisi inti dan kerak yang sebenarnya berputar seperti kuning telur berputar di dalam telur.
Jadi jika ini berlaku apakah kesan terhadap kehidupan di dunia?
Satu hal yang pasti adalah jarum kompas tidak akan lagi menunjuk ke arah utara tetapi ke kutub magnet Utara yang sudah berpindah di Selatan.
Adakah cuma jarum kompas berubah arah?
Senario paling buruk mungkin melibatkan gangguan magnetik yang boleh merosakkan peralatan elektronik, satelit, elektrik atau peranti teknologi lain.
Cuba fikirkan, apabila kutub magnetik Utara bumi ada di Selatan, dari mana Matahari akan terbit?

P/s: Bertaubatlah!

Read more...

Thursday, May 19

apa itu sumpah mubahalah

Paling penting ialah Kena faham sunguh-sungguh (i) bila dan (ii) atas sebab apa, sumpah Mubahalah ini boleh digunakan.
Dalam jenis pertikaian yang bagaimanakah “Sumpah Mubahalah” di haruskan bahkan mungkin sebagaimana satu cara dan kaedah “muktamad” bagi menyelesaikan pertikaian dan dakwaan yang saling bertentangan antara dua (2) kelompok seperti yang menjadi sebab Asbab AnNuzul – atau sebab diturunkan penerangan dan kaedah yang diberi Allah SWT bagi menyelesaikan dakwaan antara kaum seorang pendita dari kaum Najran (Kristian) yang mengaku lebih awal lagi Islam dari RasulAllah dan sahabat-sahabat Baginda.
Lalu disyari’atkan oleh Allah SWT ketika itu untuk kedua-dua pihak memanggil anak-anak, isteri-isteri dan diri-diri mereka sendiri, kedua-dua pihak melakukan Sumpah Mubalahah kerana pertikaian ahlil baatil (golongan yang sesat yang berdebat dengan Nabi ini) hanya akan berterusan (kerana kedegilan mereka) dan hanya dapat ditenangkan dengan kedua pihak saling bersumpah.  Dalam Asbab Nuzul tadi, oleh kerana bila ahlil baatil (golongan yang sesat) ingin terus menerus berdebat dengan Nabi walaupun hujjah mereka telah dipatahkan semuanya, Islam mengharuskan MUBAHALAH ini demi menyelesaikan itu perdebatan mereka dengan menyerahkan kepada ALLAH SWT untuk menimpa azab kepada pihak yang menipu. (dapat diputuskan dan dimuktamadkan secara begitu kerana tidak ada nas (nusus) dan kaedah lain bagi memuktamadkan pertikaian tersebut dan ruang penghakiman mengikut lunas-lunas Syari’at.
Maka apabila anda faham apa itu sumpah MUBAHALAH, maka anda akan tahu bahawa sumpah mubahalah dalam mensabitkan kesalahan JENAYAH adalah suatu yang BID’AH dan tidak ada dalam ISLAM dan tidak diperakui pun di mahkamah syariah negara kita. Mubahalah adalah dalam PERDEBATAN ILMU!! dan bukan pertuduhan JENAYAH. Dalam Jenayah Islam, hanya satu cara, Nabi SAW bersabda ‘Bagi pihak yang menuduh DATANGKAN bukti, dan bagi yang tertuduh menafikannya dengan sumpah. Juga ada pandangan yang mengatakan MUBAHALAH hanya berlaku antara orang Islam dan bukan Islam.
Namun dalam pertuduhan yang dibuat oleh 3 peribadi yang menggelarkan diri mereka itu Datuk T (ada yang kata Trio),  tuduhan JENAYAH dibuat terhadap seorang lain dan pertuduhan ini juga melibatkan salah satu daripada MAQASID ISLAM yang lima, iaitu ‘Penjagaan Maruah’.  Seharusnya mereka mengikut hukum syara’ dengan menyokong pertuduhan mereka dengan BUKTI. Ini yang dituntut Islam. Setiap pertuduhan haruslah dengan bukti kerana hikmah yang sangat besar disebalik itu. Jika Islam memberi ruang kepada mereka yang menuduh  (terutama) Jenayah dengan hanya sekadar bersumpah, umat Islam akan hancur lebur dan kacau bilau dengan semua pihak yang bergaduh akan mula menuduh jenayah zina, liwat dsb dengan hanya bersumpah. Ini salah faham yang sangat besar yang perlu diperjelaskan. Majoriti ulama keseluruhannya bersetuju bahawa dalam kes jenayah, pertuduhan hanya dengan bukti dan jika MALAH dalam KES pertuduhan zina, ada implikasi yang sangat besar jika mereka tiada bukti. Mereka yang menuduh boleh sabit dengan kesalahan jenayah QAZAF!!! di Mahkamah Syariah.
Sebenarnya, kes ini sekaligus telah membabitkan lontaran tuduhan zina terhadap seorang peribadi Muslim yang berkeluarga (muhsanat) dan memberi erti telah menginvokasi dosa dan JENAYAH  ‘Qazaf’ (yang dibolehkan mereka dirotan 80 kali!) andainya peribadi Trio terbabit tidak mendatangkan bukti yang dituntut Syar’iat Allah SWT yang telah pun diqanunkan menjadi undang-undang Islam (Surah AnNur:4) yakni 4 saksi.
Sumpah Mubalahah bagi menyelesaikan masalah ini sesungguhnya memang tidak boleh digunakan kerana tiada asas dalam nas dan boleh menimbulkan kacau bilau (chaos) dalam masyarakat umat Islam. Hanya dengan cara penghakiman dan pembuktian di mahkamah syariah sahaja dibolehkan pertuduhan sebegini dibuat.  Trio ini harus ke mahkamah kalau benar-benar ada bukti kerana tidak cukup dengan ke masjid, bersembahyang sunat dan bersumpah di hadapan kamera.  Masyarakat juga harus diperjelaskan bahawa Mubahalah tidak boleh digunakan dalam kes Jenayah khususnya.

Read more...

Monday, May 16

apa itu ISLAM

Apa Itu Islam?
Makna Islam sebagaimana didefinisikan para ulama adalah
االأِسْتِسْلامُ لِلَّهِ بِالتّوحيدد
al istislamu lillahi bit tauhid
و الأنقياد له بالطاعة
wal inqiyaadu lahu bit too’ah
و البراءة من الشرك و أهله
wal barooatu minasyirki wa ahlihi
Mari kita perjelas satu persatu definisi tersebut.
1. Berserah diri kepada Allah dengan cara hanya beribadah kepada-Nya dan tidak kepada selain-Nya.
Artinya kita benar-benar melakukan peribadatan dan segala bentuk penghambaan hanya kepada Allah.
“Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (Qs. Al Ikhlas [112]: 1-4)
 Perkara ghaib hanyalah Allah yang mengetahui dan hanya kepada Allah-lah seseorang menggantungkan segala urusannya selain usaha yang dilakukannya.
 Maka untuk poin pertama ini, kita harus memperbaiki ilmu tentang tauhid. Bukankah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berdakwah di Mekah selama 13 tahun untuk menanamkan asas penting ini kepada para sahabat?
Sebagai contoh pentingnya tauhid, tidak akan ada kemenangan besar dalam jihad fi sabilillah jika di dalamnya terdapat hal-hal yang merosak tauhid, seperti jimat, bergantung pada jin, aji tolak bala dan sebagainya.
2. Menundukkan ketaatan
Artinya, seorang muslim menundukkan segala bentuk ketaatan kepada Allah dengan melaksanakan segala perintah Allah dan Rasul-Nya. Mungkin kita tidak sadar, bahwa selama ini kita bukan taat kepada Allah dan Rasul sebagaiman yang diperintahkan oleh syari’at. Bahkan kita terjatuh pada perilaku orang-orang jahiliyyah yang lebih mengedepankan ketaatan kepada ketua yang jika ditelusuri ternyata tidak mengajarkan hal-hal yang sesuai dengan syari’at-Nya.
َاوَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْاْ إِلَى مَا أَنزَلَ اللّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ قَالُواْ حَسْبُنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءنَا أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لاَ يَعْلَمُونَ شَيْئاً وَلاَ يَهْتَدُونَ
“Apabila dikatakan kepada mereka: Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul.” Mereka menjawab: “Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya.” Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?” (Qs. Al Maaidah [5]: 104)
Sebagai contoh kecil, ketaatan melulu tanpa berlandaskan syariat terhadap pemerintah.
3. Berlepas diri dari syirik dan pelakunya
Jika seseorang berserah diri hanya kepada Allah dan tidak kepada yang lain, maka ia akan berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya. Karena sungguh sia-sialah seluruh amalan seorang muslim jika ia melakukan kesyirikan.
وَلَوْ أَشْرَكُواْ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
“…Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Qs. Al An’am [6]: 88}
Contoh dalam masalah ini adalah mebandingkan hukum Allah dengan hukum ciptaan manusia.
Begitulah kesyirikan, kadang samar sekali tak terlihat secara langsung, namun sungguh sangat membinasakan. Oleh sebab itulah, kaum muslimin disarankan membaca do’a sebagai berikut agar segala bentuk kesyirikan yang mungkin secara tidak sadar dilakukan, diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
اللهمَّ إنّي أعوذُ بكَ أنْ أُشْركَ بكَ وَ انا أعْلمُ و أستغفرُك لما لا اعْلمُِ
Allahuma inni ‘a udzu bika an usyrika bika wa ana a’lamu wa astaghfiruka limaa laa a’ lam.
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dari berbuat kesyirikan kepadamu yang aku ketahui, dan aku memohon ampunanmu dari kesyirikan yang aku tidak ketahui.” (HR. Ahmad)
Semoga menjadi pengenalan singkat tentang Islam yang bermanfaat bagi kita semua.

Read more...

Sunday, May 15

MENGENAL DIRI4


Apa Maksud Dibuka   ( dilahirkan ).

1. Terbuka Sendiri.
  • Mengikut pengalaman saya sendiri. saya telah berjumpa dengan 5 insan yang terbuka (terlahir) Diri Sebenar Diri nya, dan keterbukaan Diri ini diperdapatkan nya pada  satu hari mereka berdoa dan tiba tiba jari jemari mereka mula menimbulkan satu rasa,  di dalam badan mereka terdapat satu rasa dan perasaan, dan tangan mereka seolah menolak atau bergerak perlahan lahan.
  • Mereka mereka yang mendapatkan nya dengan cara ini selalunya tidak mengetahui dan faham apakah yang terjadi sebenarnya. Mereka perlukan penerangan dan penjelasan dari orang orang yang lebih mengetahui akan ilmu ini.
  • Mereka mereka yang mendapat cara ini selalunya yang beramal dengan kaedah Tarikat.
2. Membuka dengan sendiri.
  • Ini boleh dilakukan dengan berdoa untuk di lahirkan Diri Sebenar Diri itu, dan ada juga yang berjaya di izinkan Allah

3. Dibukakan oleh Guru yang berpengalaman
  • Untuk ini pelajar atau mereka yang ingin di buka perlu duduk dihadapan guru dan akan berzikir bersama sama sehingga Diri itu lahir, dengan izin Allah
Kebanyakan orang akan mempelajarinya mengikut cara ke 3 ia itu dengan di bukakan atau dilahirkan Diri sebenar Diri itu melalui Guru yang membukakannya.
Selalu kita mendengar orang berkata zahir dan batin, luar dan dalam jiwa dan raga, tapi cuba kita renungkan, adakah kita faham apa yang kita katakan?

Kita sebenarnya mempunyai 2 aliran:
1. Aliran Zahir atau Jasmani
  • Aliran ini bertitik tolak dari bekerjanya Jantung kita. Dan ianya mengaliri keseluruh batang tubuh kita, dan isi kepada aliran zahir ini ialah Darah.
2. Aliran Batin atau Rohani
  • Aliran ini berisikan daya hidup yang pangkalnya dari "Hidup" yang mengaliri aliran tertentu saperti aliran Jasmani, cuma beza nya aliran ini ialah cahaya kehidupan dan ianya berupa  arus letrik. Ini telah di buktikan oleh ahli sain dari Cina dimana mereka berjaya mengambil gambar arus letrik yang mengalir dalam badan manusia ini.

DIRI
  • Ianya duduk didalam jasad 
  • Rupa nya sama saperti jasad tapi ghaib
  • Dia lah yang Menghidupkan kita
  • Punca tenaga
  • Ia serba tahu kerana datang dari yang Maha Tahu
  • Dialah yang mengenal Allah kerana dia berasal dari sana


KEHIDUPAN KITA DI DALAM
"Diri" ini lah sebenarnya kehidupan kita yang hidup di dalam jasad dan sememangnya kehidupan kita bermula dari dalam badan kasar kita ini, dia mengisi kehidupan kita dan meliputi keseluruhannya, dan di tutup serta di batasi dengan bulu dan kulit kita, dimana bagi orang luar atau orang nyata, kehidupan di dalam ini nagetif kerana tidak nyata. Tetapi kalau kita mau tau dan mau cuba memahami bahawa sebenarnya, perbetulkan lah kehidupan dalaman kita ini dahulu dan dengan sendirinya kehidupan luaran kita akan sempurna....Insyaallah
Oleh itu kenalilah Diri Sebenar Diri anda dan insyaallah kenal lah ia akan Tuhannya saperti Sabda Nabi junjungan kita" Barang siapa mengenal Diri nescaya kenal lah ia akan Tuhannya"

Read more...

MENGENAL DIRI3

Diri sebenar Diri
Setelah Roh  memasukki Jasad, baharulah ujudnya "Diri" atau jelasnya "Diri" ini mendatang kemudian setelah Roh memasuki jasad.
Keterangan ringkasnya ialah, Roh itu adalah Cahaya dan bila ia memasukki jasad maka cahaya tadi memenuhi ruang jasad di dalam dan akan menjadi saperti  jasad nya sendiri. Maka dengan  sebab  ini lah "Diri" itu rupanya sama dengan jasadnya sendiri, tapi ianya ghaib. Dan harus diingat hanya yang ghaib sahaja dapat  menghubungi yang ghaib.
Cahaya (Diri) tadi mengalir ke seluruh jasad di dalam, dan dia lah yang menjadi "Penghidup" kepada Jasad. Dia lah hidup sebenar benar hidup, lagi menghidupkan.


BARANG SIAPA MENGENAL DIRINYA NESCAYA KENALLAH IA AKAN TUHANNYA
Saperti yang telah di terangkan diatas Diri ini rupa nya saperti kita cuma ia nya ghaib dan duduknya di dalam jasad kasar kita ini, dan tugas nya menghidupkan jasad kita dan  dia juga di panggil nyawa dan macam macam nama lagi mengikut  Aliran  Perguruan yang mengajar Ilmu Mengenal Diri ini.  Walau bagaimana pun perlu di tegaskan disini semua Aliran Perguruan adalah benar dan mempunyai kelebihan kelebihan  tersendiri.                           
Ini lah Diri Sebenar Diri yang harus di kenal dengan rasa dan perasaan, dan dengan geraknya yang tersendiri. Bagaimana kah cara untuk mengenalnya?
Diri sebenar Diri yang duduk nya dalam jasad itu,  dimana tugas nya menghidupkan  jasad, dengan cara mengalirkan pancaran cahaya kehidupan di dalam jasad, dan kalau ingin mengenalnya  dengan erti kata kenal sebenar benar kenal tentulah kita perlu melahirkan Diri itu.
Kelahiran pertama kita ialah bila Ibu kita melahirkan kita, dan kelahiran kali kedua ialah bila kita berjaya melahirkan Diri Sebenar Diri yang diamnya di dalam jasad kita sendiri dan dengan tugas dan rahsia nya yang tersendiri..........menghidupkan kita, tapi sayang jasad tidak pernah terfikir untuk memikirkan siapakah yang menghidupkan nya.
Dengan itu kenali lah Diri sebenar Diri kita itu, Diri yang banyak daya guna dan banyak menyimpan rahsia, Bukankah dia berasal dari sana................dari Yang Maha Pencipta dan Yang Maha Besar.
Untuk itu lahirkan lah itu Diri Sebenar Diri,  yang maksud nya dengan membuka pintu bagi nya untuk keluar, (jalannya) dan cara melahirkan nya ada 3:

1. Terbuka Sendiri.
2. Membuka dengan Sendiri.
3. Dibuka kan oleh Guru yang Berpengalaman.

Read more...

MENGENAL DIRI2

Bila kita membicarakan "ILMU MENGENAL DIRI" tentu ramai dari kita yang akan menyangka bahawa yang akan di bicarakan ialah Diri yang kelihatan iaitu jasad kasar kita ini atau yang di kenali dengan panggilan Badan, tapi sebenarnya tidak.  Diri yang di maksudkan itu ialah Diri Sebenar Diri, yang duduknya di dalam Jasad atau badan kasar kita ini. Untuk itu kita haruslah memahami yang mana jasmani dan yang mana rohani, yang mana diri terdiri dan diri terperi, yang mana jiwa dan yang mana raga dan yang selalu jadi sebutan orang ya itu yang mana zahir dan yang mana batin. Kita harus nya faham perbezaan dua kata kata ini, sebelum kita lafaskannya.

Jasmani tentunya berbeza dari Rohani, Jiwa berbeza dari Raga dan pastinya zahir berbeza dari batin, Jika tidak mengapa ada dua perkataan tersebut yang sentiasa menjadi sebutan kita?
Kita semua tahu dan selalu menyebut akan kalimah ini, tapi tahukah kita perbezaan antara keduanya?? Perbezaan ini lah yang ramai antara kita tidak dapat menerangkan dengan jelas apa lagi  untuk dapat  merasakan perbezaannya.
Kebanyakan dari kita berangapan bahawa jasad kasar kita ini atau badan kita ini lah di panggil "Diri" dan dapat hidup sendiri sendiri, tetapi sebenarnya Jasad atau Badan kasar kita ini yang kita jaga dan perindahkan ini,  sebenarnya ialah benda mati, yang tidak dapat berbuat apa apa jika tidak ada "Penghidupnya" yang duduk nya didalam jasad itu sendiri. Penghidup ini lah yang dipanggil Diri Sebenar Diri. Diri yang berdiri dengan sendiri dan yang ujud apabila Roh memasuki Jasad , oleh itu faham lah kita bahawa Diri sebenar Diri ujud sesudah Roh berada di dalam Jasad.
Perlulah di ketahui bahawa kita ini secara amnya terbahagi kepada 2, iaitu yang dipanggil Jasmani (Jasad) dan Rohani.Atau ada juga orang memanggil Jiwa dan Raga dan banyak lagi nama nama yang di beri kepada Diri dan jasad untuk mudah di fahami dan mengikut perguruan tertentu.

Renung kembali kesah ujudnya Adam
Setelah Malaikat menyiapkan Jasad Adam  dan  Jasad Adam terbaring kaku, maka Allah pun memerintahkan Roh untuk masuk ke dalam Jasad Adam, dan bertanyalah akan Roh kepada Allah " Ya Allah melalui jalan mana harus aku masuk?"  maka Allah pun menjawab, " Masuklah melalui mana mana  yang kau senangi" dan seterusnya Roh memasuki Jasad Adam melalui Hidung. Dan seterusnya kita bernafas melalui hidung.
Jadi di sini dapatlah kita fahami bahawa bila Roh masuk ke dalam jasad Adam, barulah Adam hidup dan seterusnya bangun dan berdiri, ini jelas menunjukkan  bila Roh masuk kedalam Jasad barulah Jasad hidup atau juga di panggil Bernyawa.

Read more...

mengenal diri

ILMU  MENGENAL  DIRI


Jalanmu jalan nyata
Jalan ku jalan rasa

Berjalanlah engkau pada jalanmu
Dan aku
Engkau  dan  Aku

Kalau engkau hendak menemui aku


kan berjalan pula pada jalanku
Usahakan kita sejalan, engkau dan aku
Supaya tercapai yang di tuju

Kalau engkau mengatakan kita sejalan
Engkau harus dapat membuktikan
Bukti yang dimaksudkan
Ialah kesanggupan untuk menurutkan.

Engkau mempunyai keinginan
Aku mempunyai kesanggupan
Engkau  di luar aku di dalam
Tempat mu di kiri aku di kanan

Berjalanlah engkau pada jalanmu
Untuk menjumpai aku lebih dahulu
Dalam perjalanan kita bertemu
Engkau dan aku

Aku yang engkau jumpai diperjalanan
Tidak akan engkau perdapat, kalau engkau tak tukar haluan
Kerana disaat itu aku keluar engkau ke dalam
Dan untuk mendapat aku, jalanku yang akan di turutkan

Berjalan pada jalanku
Berarti engkau besertaku
Dengan jalan itu engkau akan dapat mengenal aku
Aku yang selama ini terahsia bagi mu.

Read more...

My Blog List

About This Blog

Blog Archive

My Blog List

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP