Powered by Blogger.
ISTIQOMAH

SILA EMAIL KE GUA JIKA INGIN BERKONSI PENDAPAT ATAU APA SAHAJA

BUNTATJ@GMAIL.COM

BLOGER-BLOGER YANG NAK LINK KE BLOG NI AMAT DIALU-ALUKAN DAN GUA MOHON LINKKAN BLOG INI KE BLOG TUAN2 DAN PUAN2, SILA MAKLUMKAN GUA MELALUI EMAIL ATAU DI RUANG KOMEN

Wasiat Saidina Ali...

1. Dosa yang paling besar ialah takut.
2. Bahaya yang paling besar ialah putus asa.
3. Berani yang paling besar ialah sabar.
4. Hadiah yang paling Besar ialah kesempatan.
5. Modal yang paling besar ialah "PERCAYA PADA DIRI SENDIRI"

Firman Allah:


وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا ٱسۡتَطَعۡتُم مِّن قُوَّةٍ۬

Dan sediakanlah untuk menentang mereka (musuh yang zalim) dengan apa-apa jenis kekuatan yang mampu kamu sediakan (al-Anfal: 60)


Followers

Thursday, June 16

KURANG AJAR

Penghinaan Terhadap Islam?

Saat ini di mana-mana semakin banyak kelompok-kelompok yang menghina Islam, dan majoritiny dari mereka mengaku bahwa mereka Islam. Melalui forum-forum di internet, blog, dan lainnya, mereka melakukan black campaign terhadap Islam, menyebarkan khabar-khabar gila, dan hinaan-hinaan terhadap elemen-elemen Islam. Yang paling terkenaldan terbaru oleh pelukis kartun di Utusan Malaysia.
 Sebagai seorang Muslim, gua merasa kasihan kepada mereka yang tidak dapat melihat hidayah Allah S.W.T. dan malah seperti mempersenda-sendakan hukum Allah. Tapi sebagai seorang Muslim, kita tidak perlu terprovokasi dengan bara yang mereka percikkan ke umat Islam tersebut. Semakin kita terprovokasi, semakin senang mereka dan tambah menjadi-jadi penghinaan mereka.

Provokasi itu subur ketika orang-orang mudah terprovokasi. Jika orang-orang tidak ada yang peduli dengan provokasi, provokasi tersebut akan mati dengan sendirinya. Kita tidak perlu marah ketika kita dihina sebagai seorang yang bodoh kerana mempercayai Islam, ketika Tuhan kita dihina-hina, ketika Nabi kita dicemuh, ketika Kitab Suci kita disalahertikan. Kita harus menghadapi itu semua dengan akal yg bijak. Bahkan waktu zaman Rasullullah S.A.W. dulu, beliau juga dihina-hina seperti binatang menjijikkan, namun beliau tetap sabar dan menyebarkan khabar-khabar Islam dengan sabar.
Jadi kenapa penghinaan-penghinaan itu terjadi? Sebenarnya mereka ini irihati dan dengki terhadap umat Islam yang lainnya. keduanya kebodohan melampau terhadap Islam itu sendiri, samada kebodohan itu terbit dari kekurangan ilmu atau sengaja ingin menjadi pak turut kepada pemerintah atau kedangkalan dalam mentafsirkan hukum Allah. Semoga Allah menjauhkan kita dari perbuatan seperti itu. Amin.
Saranan gua buat orang-orang yang menghina-hina Islam di forum-forum tersebut: Jika merasa hukum Islam itu tidak sesuai, tinggalkan saja hukum Islam. Lupakanlah hukum Allah, cari yang lain, seperti ,hukum kambing, hukum panddy kutty, hukum uprono  atau mungkin Syetan . Tidak perlu kehilangan akal sampai-sampai menghina-hina Islam seperti orang  meroyan. Sebab dengan kalian menghina-hina Islam  sebegitu, itu menunjukkan kalian mengakui bahwa kalian sebenarnya bukan lagi umat Muslim dan Islam.
Itu salah satu perilaku manusia yang dijanjikan Allah, dimana ketika manusia sudah ditutup mata dan pintu hatinya, dia akan berbuat apapun untuk memuaskan nafsu kebinatangannya, salah satunya melihat orang lain menderita. Gua tidak maksud umat Islam menderita kerana dihina-hina begitu, cuma mereka ingin kita begitu. Jadi kalau kita merasa menderita akibat hinaan-hinaan mereka, tujuan mereka akhirnya tercapai. Maka hindarilah ketakutan dan amarah atas kelakuan-kelakuan sia-sia mereka. MAAF EN3 GUA KALI NI AGAK KASAR TAPI PERBUATAN MEREKA INI TELAH MELAMPAU

Read more...

Wednesday, June 15

murtad

sebab murtad

1. Kebodohan.

Kebodohan menjadi penyebab utama adanya gelombang murtad, kerana mereka tidak dibentengi dengan ilmu. Oleh kerana itu salah satu cara yang efektif untuk mencegah murtad adalah dengan menyebarkan aqidah dan ilmu yag benar di kalangan masyarakat.

Syekh al-Bakri ad-Dimyathi (w 1310 H) berkata: “Ketahuilah bahwa banyak orang-orang awam yang mengucapkan kata-kata kufur tanpa mereka sadari, bahwa sebenarnya hal itu adalah bentuk kekufuran. Maka wajib atas bagi orang yang berilmu untuk menjelaskan kepada mereka mereka hal-hal yang menyebabkan kekafiran tersebut, supaya  mereka mengetahuinya, kemudian boleh menghindarinya. Dengan demikian maka amalan mereka tidak menjadi sia-sia, dan tidak kekal di dalam neraka (bersama orang-orang kafir) dalam siksaan besar dan azab yang sangat pedih.

Sesungguhnya mengenal masalah-masalah kufur itu adalah perkara yang sangat penting, kerana seorang yang tidak mengetahui keburukan maka sadar atau tidak, ia pasti akan terjatuh di dalamnya. Dan sungguh setiap keburukan itu sebab utamanya adalah kebodohan dan setiap kebaikan itu sebab utamanya adalah ilmu, maka ilmu adalah petunjuk yang sangat nyata terhadap segala kebaikan, dan kebodohan adalah seburuk-buruknya teman (untuk kita hindari)”. (  I’anah ath-Thalibin: 4/133)

2. Kemiskinan.
Murtad seringkali terjadi pada daerah-daerah miskin atau manusia yang inginkan kemewahan dunia. Banyak kaum Muslimin yang mengorbankan keyakinan mereka hanya untuk sesuap nasi atau ingin mewah.

3. Tidak adanya pemerintahan Islam

Hilangnya pemerintahan Islam yang menegakkan syariat Allah membuat musuh-musuh Islam leluasa melakukan pemurtadan dan penyesatan terhadap umat Islam.  Dengan pemerintahan islam sahaja umat Islam tidak akan berani main-main dengan agamanya. Berikut ini beberapa bukti bahwa pemerintahan Islam mempunyai peran penting di dalam menghentikan gelombang pemurtadan :

Para Khulafa’ Rasyidin menegakan memerangi orang-orang yang murtad danmenghukumi mereka dengan hukuman mati, seperti yang dilakukan oleh Abu Bakar Siddiq terhadap Musailamah al-Kadzab dan para pengikutnya.

Begitu juga yang dilakukan oleh Khalifah Al Mahdi, sebagaimana diceritakan oleh Ibnu Katsir pada peristiwa yangterjadi pada tahun 167 H : “ Khalifah Mahdi memburu orang-orang yang murtad kemana saja mereka bersembunyi, mereka  yang tertangkap dibawa kepadanya dan dibunuh di depannya . “ ( al Bidayah wa an Nihayah 10/149 )

Begitu juga pada tahun 726 H, Nashir bin as Syaraf  Abu Al Fadhl al Haitsami dihukum mati karena menghina ayat-ayat Allah dan bergaul dengan para zindiq. Padahal dia orang yang menghafal kitab At Tanbih, dan bacaan al qur’annya sangat bagus   (al Bidayah wa an Nihayah : 14/ 122 )

Berkata Al Qadhi Iyadh :  “ Para ulama Malikiyah yang berada di Bagdad pada zaman khalifah al Muqtadir telah sepakat untuk menjatuhkan hukuman mati kepada al Halaj, kemudian menyalibnya, hal itu kerana dia menganggap dirinya  Allah dan menyakini Aqidah al Hulul, serta menyatakan bahwa dirinya, padahal al Halaj secara lahir, dia menjalankan syariat.“ (Asy Syifa’ :  2/1091 )

4. Ghozwul Fikri.

Munculnya pemikiran-pemikiran sesat seperti liberalisme, pluralisme dan sekulerisme telah mendorong terjadi gelombang kemurtadan di kalangan kaum Muslimin, kerana kefahaman tersebut mengajarkan bahwa semua agama sama, dan semua orang bebas melakukan perbuatan apapun juga, tanpa takut dosa. Wallahu A’lam

Read more...

My Blog List

About This Blog

Blog Archive

My Blog List

[Valid Atom 1.0]

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP